Kinerja Klausul Contoh
Kinerja. KARYAWAN
Kinerja. 2.2.2.1 ▇▇▇▇ertian Kinerja 2.2.2.2 Faktor-▇▇▇▇▇▇ ▇▇▇▇ Mempengaruhi Kinerja
a. Berorientasi pada prestasi Karyawan yang kinerjanya tinggi memiliki keinginan yang kuat membangun sebuah mimpi tentang apa yang mereka inginkan untuk dirinya.
b. Percaya diri Karyawan yang kinerjanya tinggi memiliki sikap mental positif yang mengarahkan untuk bertindak dengan tingkat percaya diri yang tinggi.
Kinerja. Unjuk kerja yang ditampilkan oleh Pekerja/Buruh dalam menjalankan tugas yang diberikan oleh Penyelianya atau pemberi tugas/kerja.
Kinerja. Kinerja sebagai hasil–hasil fungsi pekerjaan/kegiatan seseorang atau kelompok dalam suatu organisasi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor untuk mencapai tujuan organisasi dalam periode waktu tertentu. Kinerja (prestasi kerja) adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai seorang perawat dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan kemampuan yang diberikan kepadanya. (▇▇▇▇▇, 2013) Istilah kinerja mengandung berbagai macam pengertian. Kinerja dapat ditafsirkan sebagai arti penting suatu pekerjaan; tingkat keterampilan yang diperlukan; kemajuan dan tingkat penyelesaian dari suatu pekerjaan. (▇▇▇▇▇▇▇▇▇▇, 2012) Menurut ▇▇▇▇▇▇▇▇▇▇▇▇▇▇ dalam (Simamora, 2013), kinerja atau performance adalah usaha yang dilakukan dari hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau sekelompok orang dalam suatu organisasi sesuai dengan wewenang dan kemampuan masing-masing dalam rangka mencapai tujuan organisasi bersangkutan secara legal, tidak melanggar hukum dan sesuai dengan moral maupun etika. Defenisi kinerja menurut (Mahsun, 2006) mendefinisikan kinerja pencapaian pelaksanaan suatu program kegiatan atau kebijakan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, visi dan misi organisasi yang dituangkan melalui perencanaan strategis suatu organisasi. Menurut (Ilyas, 2001) dalam (Suswati (2012) mendefinisikan kinerja adalah penampilan hasil karya personel baik kuantitas maupun kualitas dalam suatu organisasi. Kinerja dapat merupakan penampilan individu maupun kelompok kerja personel. Penampilan hasil karya tidak terbatas kepada personel yang memangku jabatan fungsional maupun struktural, tetapi juga kepada keseluruhan jabatan personel di dalam organisasi. ▇▇▇▇▇ (2004) menyebutkan Kinerja adalah kesediaan seseorang atau kelompok orang untuk melakukan sesuatu kegiatan dan menyempurnakannya sesuai dengan tanggung jawabnya dengan hasil seperti yang diharapkan. Sedangkan menurut ▇▇▇▇▇▇ (2012) kinerja adalah hasil pekerjaan yang dicapai karyawan berdasarkan persyaratan- persyaratan pekerjaan. Mangkunegara menjelaskan kinerja sebagai hasil kerja karyawan baik dari segi kualitas maupun kuantitas berdasarkan standar kerja yang telah ditentukan. Kinerja individu ini akan tercapai apabila didukung oleh atribut individu, upaya kerja dan dukungan organisasi. (Mangkunegara, 2006) ▇▇▇▇▇ (2004) menyatakan bahwa kinerja tidak berdiri sendiri tapi ketrampilan, kemampuan dan sifat-sifat individu. Dengan kata lain kinerja ditentukan oleh kemampuan, keinginan dan lingkungan. Oleh karena itu agar mem...
Kinerja. Adalah tindakan yang dilakukan oleh lembaga dalam suatu aktivitas pelayanan sesuai dengan wewenang dan tanggung jawabnya masing-masing, tidak melanggar hukum, aturan serta sesuai moral dan etika, dimana kinerja yang baik dapat memberikan kepuasan pada pengguna jasa.
Kinerja a. Definisi Kinerja
(1) aktivitas kinerja tugas bervariasi antara pekerjaan, sedangkan aktivitas kinerja kontekstual relatif serupa di semua pekerjaan;
(2) kinerja tugas diprediksi terutama oleh kemampuan, sedangkan kinerja kontekstual berkaitan dengan kepribadian dan motivasi;
(3) tugas kinerja bertujuan untuk memenuhi harapan yang ditentukan untuk posisi tersebut, sedangkan kinerja kontekstual lebih terkait dengan peran ekstra, terkait dengan perilaku spontan yang muncul (▇▇▇▇▇▇▇▇▇▇▇ & Ones, 2000) Beberapa laporan teoritis dan empiris yang diterbitkan selama 20 tahun terakhir telah menemukan model kausal kinerja yang menjelaskan hubungan antara ciri-ciri dasar seperti kemampuan kognitif dan kepribadian dan kinerja menggunakan variabel intervening seperti pengetahuan, keterampilan, dan terkadang variabel lainnya yang dianggap memediasi efek dasar ciri-ciri dari kinerja. (Hunter, 1986) melaporkan hasil meta-analisis berdasarkan total sampel sebanyak 3.264 kasus yang meneliti hubungan antara kemampuan kognitif, pengetahuan kerja, terhadap kinerja, dan peringkat pengawasan kinerja. Korelasi rata-rata di seluruh studi dalam meta-analisisnya mendukung model itu dan memiliki jalur kausal langsung dari kemampuan ke kedua pengetahuan pekerjaan dan kinerja, jalur langsung dari pengetahuan pekerjaan ke kinerja, dan jalur langsung dari keduanya pengetahuan pekerjaan dan kinerja sampel kerja untuk pengawas peringkat kinerja. Jika sampel kerja kinerja dapat diartikan sebagai ukuran keterampilan kerja (Jensen-Campbell et al., 1996), dan jika penilaian pengawas mengukur kinerja pada pekerjaan, hasil penelitian Hunter, menunjukkan kemampuan itu secara langsung mempengaruhi pengetahuan dan keterampilan kerja dan itu mempengaruhi kinerja pekerjaan hanya melalui pengaruhnya terhadap pengetahuan dan keterampilan. (Hunter, 1986) menambahkan pengalaman kerja ke variabel yang diuji. Menggunakan data dari empat studi yang termasuk dalam metaanalisis, selain kemampuan, pengalaman juga memiliki pengaruh langsung pada pengetahuan pekerjaan dan pengaruh langsung yang lebih kecil terhadap kinerja sampel pekerjaan. Tidak ada efek langsung dari pengalaman pada peringkat pengawasan. Jadi, baik pengalaman maupun kemampuan memiliki efek langsung yang substansial pada pengetahuan dan efek langsung yang lebih kecil pada keterampilan yang diukur melalui kinerja sampel kerja, dan tidak ada variabel yang mempengaruhi kinerja pekerjaan yang diukur dengan peringkat pengawasan kecuali melalui pen...
Kinerja. 2.1.4.1 Definisi Kinerja 2.1.4.2 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja
a. Kemampuan dan keahlian : kemampuan atau skill yang dimiliki seseorang dalam suatu pekerjaan
b. Pengetahuan : seseorang yang memiliki pengetahuan megenai pekerjaan secara baik akan memberikan hasil pekerjaan yang baik
c. Rancangan kerja : rancangan pekerjaan akan memudahkan karyawan dalam mencapai tujuannya
d. Kepribadian : kepribadian atau karakter yang dimiliki seseorang karyawan
e. Motivasi kinerja : dorongan bagi seseorang untuk melakukan pekerjaan
f. Kepemimpinan : perilaku seorang pemimpin dalam mengatur, mengelola, dan memerintah bawahannyauntuk mengerjakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan
g. Gaya kepemimpinan : gaya atau cara seorang pemimpin dalam mengatur bawahannya
h. Budaya organisasi : kebiasaan atau norma yang berlaku oleh suatu organisasi atau perusahaan
i. Kepuasan kerja : perasaan puas atau senang setelah melakukan pekerjaan
j. Lingkungan kerja : suasana atau kondisi lokasi tempat kerja
k. Loyalitas : kesetiaan untuk tetap bekerja dan membela perusahaan dimana tempatnya bekerja
l. Komitmen : tanggung jawab karyawan untuk menjalankan kebijakan atau peraturan perusahaan
m. Disiplin kerja : menjalankan aktivitas pekerjaan sesuai dengan ketepatan waktu.
Kinerja. Tabel Kinerja BPD Kaltim Dan Utara Sebelum Pengumuman ▇▇▇▇▇ ▇▇▇▇▇▇▇ September 2018 (%) Desember 2018 (%) Maret2019 (%) Juni 2019(%)
Kinerja
